Isu Kudeta Terhadap Presiden Prabowo Kembali Terdengar

Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo.
Saya hitung satu tahun lima bulan sudah ada yang ingin menggulingkan dia, sudah ada yang mau kudeta dia, mau menggantikan dia secara inkonstitusional.
MANADO, EmitenUpdate.com – Isu makar terhadap Presiden RI Prabowo Subianto terus bergulir sebagaimana disampaikan Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Presiden Prabowo pada perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (8/4/2026).
Menurut Hashim, ada upaya dari sejumlah tokoh untuk mengguncang dan mengganggu stabilitas nasional di tengah berbagai program pemerintah yang tengah berjalan.
“Pemerintah saat ini tengah menjalankan berbagai program strategis guna membenahi kondisi bangsa. Di antaranya program makan bergizi gratis, pendidikan sekolah rakyat, serta layanan cek kesehatan gratis yang disebut telah dinikmati lebih dari 80 juta masyarakat.
Namun demikian, mengutip laman Aktual.com, di tengah upaya tersebut, Hashim menilai terdapat pihak-pihak tertentu yang mencoba menggoyang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya hitung satu tahun lima bulan sudah ada yang ingin menggulingkan dia, sudah ada yang mau kudeta dia, mau menggantikan dia secara inkonstitusional,” ujarnya. Meski demikian, Hashim menegaskan bahwa Prabowo tetap tenang menghadapi berbagai tekanan dan kritik yang muncul.
“Saya tahu kakak saya, saya kenal Prabowo, saya tahu dia tenang saja. Dia sudah dihujat sejak 25 tahun, 30 tahun, bagi dia ini tak ada masalah,” katanya.
Mengutip situs gpibwatch.id, yang terpenting kata Hashim, bagi pemerintah adalah memastikan kebijakan yang diambil tidak menyakiti rakyat, melainkan membawa perbaikan kesejahteraan.
Dalam kesempatan tersebut, Hashim juga menyinggung dinamika global yang tengah berlangsung, termasuk konflik di Ukraina dan kawasan Timur Tengah yang dinilai turut memengaruhi kondisi dunia saat ini.
Majelis Sinode GPIB Hadir
Lanjut kata Hashim di moment paskah yang juga dihadiri Majelis Sinode GPIB Pendeta Nitis P. Harsono-Ketua Umum, dan Pendeta Ebser M. Lalenoh mengaajak umat memaknai momentum Paskah sebagai refleksi penting bagi persatuan umat manusia.
“Memang sangat tepat bahwa umat manusia harus bersatu,” ujarnya. Hashim berharap nilai pengorbanan dalam perayaan Paskah dapat membawa berkat dan perdamaian, khususnya bagi masyarakat di wilayah konflik.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, serta tokoh nasional Theo Sambuaga dan E.E. Mangindaan.
Perayaan Paskah Nasional 2026 diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Ketua Sinode GMIM Adolf Wenas, serta dimeriahkan oleh penyanyi rohani Maria Shandi dan presenter Choky Sitohang, serta pagelaran budaya. ***

