Isu Surpres Pergantian Kapolri Tidak Benar Itu Hoaks

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman
JAKARTA, EmitenUpdate.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara terkait isu pergantian Kapolri melalui Surat Presiden (Surpres). Dilansir Bisnis.com, Sigit menekankan bahwa pergantian Kapolri merupakan hak prerogratif Presiden.
Oleh sebab itu, kata dia, dirinya sebagai prajurit siap mematuhi apapun yang diperintahkan kepala negara. “Itu kan prerogatif Presiden. Jadi, ya buat kita prajurit kan apapun dilaksanakan. Kita menunggu saja,” ujar Sigit di kantor Kemenkopolkam, Jakarta, Rabu (5/8/2028).
Dia pun menegaskan, isu ini tidak mengganggu kinerja Polri dalam menjalankan tugasnya. “Oh, nggak. Sangat tidak,” pungkasnya. Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menegaskan bahwa isu surpres soal pergantian Kapolri adalah berita tidak benar atau hoaks.
Wakil Ketua DPR RI Ahmad Sahroni menilai isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang belakangan ramai diperbincangkan bukan muncul tanpa alasan.
Diberitakan viva.co.id, ada pihak-pihak yang sengaja mengembuskan isu tersebut karena tidak menginginkan Listyo Sigit tetap memimpin Korps Bhayangkara.
Ia menegaskan hingga kini DPR belum menerima surat tersebut. Menurut politikus Partai NasDem itu, derasnya isu pergantian Kapolri merupakan hal yang wajar mengingat Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menjabat sebagai Kapolri selama sekitar lima tahun.
Ia menduga isu tersebut terus bergulir karena ada pihak tertentu yang tidak menginginkan Listyo Sigit tetap berada di posisi orang nomor satu di Polri. “Cuman kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan hembusannya kenceng.
Wajar, kan beliau udah 5 tahun gitu,” kata Sahroni. “Karena lama, orang ada yang enggak suka. Ya dimaklumin aja,” lanjutnya. /fsp
