BTN Percepat Transformasi Bisnis Melalui Penguatan Ecosystem Banking

JAKARTA, EmitenUpdate.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempercepat transformasi bisnis melalui penguatan ecosystem banking sebagai strategi untuk meningkatkan penghimpunan dana murah atau Current Account Savings Account (CASA), memperbesar volume transaksi nasabah, serta memperkuat sumber pendapatan berbasis komisi atau fee-based income.
Mengutip laman koran-jakarta.com, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, industri perbankan saat ini menghadapi tantangan sekaligus peluang baru dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, dinamika global dan persaingan likuiditas yang semakin ketat menuntut perbankan untuk mengembangkan strategi yang lebih adaptif dan tidak hanya bergantung pada penghimpunan dana berbasis suku bunga tinggi.

“Persaingan perbankan saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada penyaluran kredit dan penghimpunan funding konvensional. Ke depan, kemampuan membangun ekosistem dan menjadi bagian dari aktivitas transaksi harian (daily transaction banking) nasabah akan menjadi faktor penentu utama dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Nixon dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (2/6).
Kinerja penghimpunan dana murah BTN menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini. Hingga April 2026, dana murah perseroan secara konsolidasi tercatat mencapai Rp216,02 triliun atau tumbuh 8,20 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp199,65 triliun.
Untuk memperkuat pertumbuhan tersebut, BTN memanfaatkan ekosistem perumahan yang selama ini menjadi salah satu keunggulan utama perseroan. Ekosistem tersebut mencakup pengembang, kontraktor, toko bangunan, notaris, agen properti, komunitas penghuni perumahan, hingga berbagai pelaku usaha yang terkait dengan sektor properti dan real estat.
