JAKARTA, Update – Penyaluran BBM bersubsidi dan solar serta gas LPG 3 kilo akan dilakukan lewat aplikasi MyPertamina. Aplikasi ini memungkinkan pengguna bisa melakukan pembayaran secara non-tunai hingga mendapatkan program loyalti.

Aplikasi MyPertamina adalah sebuah aplikasi yang dikembangkan PT. Pertamina Patra Niaga kerjasama dengan LinkAja. “Ini untuk mendukung sistem pembayaran yang mempermudah pelanggan saat bertransaksi,” demikian laman resmi MyPertamina mengatakan, Jumat (10/6). Aplikasi tersebut telah dirilis Mei lalu dan terus diperbarui serta telah diunduh sebanyak 1 juta pengguna.

Para pengguna selain dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk membeli BBM Pertalite dan solar juga untuk penyaluran komoditas energi elpiji atau LPG 3 kilogram (kg).

Untuk dapat meamnfaatkannya, masyarakat dapat mengunduhnya dan mengikuti petunjuknya. Cara mengunduh dan menggunakannya, sebagai berikut;

Berikut rangkaian cara menggunakan aplikasi MyPertamina:

Pertama, mengunduh aplikasi di toko aplikasi baik Google Play Store dan App Store.

Kedua, pengguna masuk ke aplikasi dan mendaftar. Pengguna bisa mengisi nama lengkap, nomor ponsel, hingga tanggal lahir.

Ketiga, masuk ke menu bayar pada halaman utama, bila pengguna ingin melakukan pembelian BBM Pertalite atau solar. Kemudian, arahkan kamera ponsel pada mesin Electronic Data Capture (EDC) SPBU Pertamina, lalu pindai kode QR yang ada di mesin. Setelah itu muncul nominal pembelian BBM Pertalite dan solar. Untuk melakukan pembayaran, pengguna mesti mengintegrasikan terlebih dahulu MyPertamina dengan aplikasi LinkAja. Sebab, saldo yang akan dipakai untuk membayar berasal dari LinkAja. Setelah itukonfirmasikan pembelian. Harga dan jumlah liter akan muncul. Apabila sesuai, pengguna bisa mengklik bayar.

Selain sebagai alat pembelian online, aplikasi MyPertamina menyedikan informasi SPBU Pertamina terdekat. Penggunanya juga bisa mendapatkan program loyalti serta sistem pencarian data belanja bensin bulanan. Pemerintah berencana menyalurkan BBM Pertalite dan solar menggunakan MyPertamina agar BBM bersubsidi itu tepat sasaran. Sebelumnya Presiden Joko Widodo akan segera mengesahan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM). /ars

A

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.