September 4, 2026

BNPB Prioritaskan Penanganan Karhutla di 6 Provinsi

0
Screenshot (3481)

JAKARTA, EmitenUpdate.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 6 provinsi di Indonesia yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Laman KOMPAS.com melansir, Plt. Kapusdatinkom BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus bekerja memastikan masyarakat mendapatkan penanganan dan dukungan selama terjadi karhutla. “Kami akan menyampaikan update dari penanganan karhutla di 6 provinsi prioritas sebagai berikut,” kata Berton di Kantor BNPB Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Di Kalimantan Barat, BNPB mencatat 61 titik api dengan luas lahan terbakar mencapai 802 hektare lebih.

Lanjut disampaikan, Satgas Darat mengerahkan 14.563 personel dan berhasil memadamkan lahan seluas 429,9 hektare. Sementara itu, Satgas Udara melakukan patroli selama 3 jam 16 menit. Operasi water bombing menggunakan dua unit armada dengan menjatuhkan 352.000 liter air dan berhasil memadamkan lahan seluas 3 hektare.

Operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan dengan mengerahkan dua armada dan menyemaikan 10.800 kilogram garam selama 4 jam 15 menit. “Perhatian kami terhadap Kalimantan Barat sangat besar karena lahan gambut yang tebal terbakar sehingga membutuhkan penanganan dan pengawasan yang lebih lama, termasuk pendinginan untuk memastikan api tidak muncul kembali,” katanya.

Di Kalimantan Tengah, ditemukan 70 titik api dengan luas lahan terbakar mencapai 225 hektare. Sebanyak 197 hektare di antaranya berhasil dipadamkan. Kualitas udara di wilayah tersebut berada dalam kategori tidak sehat dengan jarak pandang hanya 2,5 kilometer. Sebanyak 4.686 personel Satgas Darat dikerahkan dan berhasil memadamkan 197 hektare lahan.

Namun, operasi Satgas Udara tidak dapat dilakukan karena situasi dan kondisi di lapangan kurang memungkinkan. “Pemadaman tetap dilaksanakan, utamanya melalui Satgas Darat, dengan memprioritaskan titik api yang masih aktif untuk selanjutnya dilakukan pendinginan,” ujar Berton. OMC di Kalimantan Tengah dilakukan satu kali dengan menyemaikan 800 kilogram garam.

Sementara itu, di Kalimantan Selatan terdapat 56 titik api dengan luas lahan terbakar mencapai 305 hektare lebih. Lahan yang berhasil dipadamkan mencapai 112 hektare lebih. Kualitas udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat dengan jarak pandang di bawah 5 kilometer. Satgas Darat mengerahkan 1.408 personel dan berhasil memadamkan 28 hektare lahan.

Untuk operasi udara, patroli dilakukan dengan dua unit. Sementara water bombing menggunakan lima unit dengan menjatuhkan 1.323.000 liter air dan berhasil memadamkan 84 hektare lahan. Berton mengatakan, OMC tidak dapat dilakukan karena tidak ditemukan titik-titik awan yang berpotensi menimbulkan hujan.

Selain itu, petugas menggunakan drone thermal untuk mencari sumber api yang berada di bawah permukaan tanah. “Kami menggunakan teknologi baru berupa drone thermal yang bisa menemukan titik-titik api di bawah permukaan yang tidak terlihat,” kata Berton.

Ratusan hingga Ribuan Hektare Hutan Terbakar Riau Di Riau, BNPB menemukan 30 titik api dengan luas lahan terbakar mencapai 172 tare lebih. Lahan yang berhasil dipadamkan sebanyak 42 hektare lebih. Kualitas udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat dengan jarak pandang hanya 3 kilometer. Sebanyak 17.764 personel dikerahkan untuk menangani karhutla.

Satgas Darat berhasil memadamkan lahan seluas 30 hektare lebih. Satgas Udara melakukan patroli menggunakan dua armada selama 6 jam 59 menit. Sementara water bombing menggunakan empat unit dengan menjatuhkan 760.000 liter air dan berhasil memadamkan 12 hektare lahan. OMC dilakukan satu kali dengan satu unit armada dan menyemaikan 1.000 kilogram garam.

Operasi tersebut mengoptimalkan hujan dengan intensitas rendah hingga sedang di Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Kota Dumai. “Situasinya relatif terkendali untuk Riau,” ujar Berton.

Untuk Jambi, ditemukan 20 titik api dengan luas lahan terbakar mencapai 47,7 hektare lebih. Sebanyak 37 hektare di antaranya berhasil dipadamkan. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *