January 20, 2026

Bantuan Bencana Sumatra Dari Mupel Jabar 2 Telah Disalurkan

0
Screenshot (2390)

Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah korban meninggal akibat bencana Sumatera mencapai 1.068 jiwa

JAKARTA, Update – Mupel Jabar 2 mewujudkan kasih kepada sesame warga yang menegalami bencana Sumatra. Wujud kasih itu dilakukan dengan pengiriman berbagai barang kebutuhan yang diperlukan warga yang terdampak bencana alam di Sumut, sumbar dan Aceh.

Kebutuhan berbagai barang dari pakaian hingga perlengkapan lainnya telah dikirim melalui kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta yang penyerahannya telah dilakukan oleh Ketua 1 Mupel Jabar 2, Pendeta Jan Jona Lumanauw yang diterima oleh pihak kampus UKI Jakarta, Pendeta Djoys Rantung, Rabu (17/12/2025).

“Puji Tuhan bantuan dari Jemaat-Jemaat di Mupel GPIB Jabar 2 disalurkan ke Sumatera melalui Kampus UKI Cawang cc Pendeta Djoys Rantung Dosen Pascasarjana MPAK UKI Diponegoro Jakarta Pusat. Tuhan Yesus memberkati pelayanan kita Bersama,” kata Pendeta Ivan Dinamyka, Sekretaris 1 Mupel Jabar 2.

Material bantuan dikumpulkan di GPIB Gideon Depok dan diberangkatkan menuju UKI Cawang menggunakan kendaraan bak terbuka dan telah diserahkan ke pihak UKI Cawang untuk diteruskan ke lokasi titik bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut.

Turut serta saat proses pengangkutan dan penyerahan Bendahara Crisis Center Frans Sudjono Pongsalempang dan ikut meneyaksikan penyerahan bantuan yang dilakukan ruang Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKI Cawang.

Sedikitnya ada sekitar 30 boks material bantuan yang diserahkan untuk disampaikan kepada warga terdampak bencana Sumatra dan Aceh.

Catatan EmitenUpdate.com berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah korban meninggal akibat bencana Sumatera mencapai 1.068 jiwa per Jumat, 19 Desember 2025 pukul 09.30 WIB. Kabupaten Agam tercatat sebagai wilayah dengan jumlah korban meninggal tertinggi, yakni 187 jiwa, disusul Kabupaten Aceh Utara sebanyak 169 jiwa, dan Tapanuli Tengah 131 jiwa. Sementara itu, sebanyak 190 orang masih dinyatakan hilang dan sekitar 7.000 orang mengalami luka-luka.

Sebanyak 147.236 rumah mengalami kerusakan. Kerusakan juga terjadi pada 1.600 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 967 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 290 gedung atau kantor, dan 145 jembatan. /ans

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *