JAKARTA, Update  – Target harga saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) direvisi naik dari Rp 11.900 menjadi Rp 12.300, seiring dengan ekspektasi kenaikan permintaan semen nasional setelah pemerintah menaikkan anggaran infrastruktur menjadi Rp 392 triliun pada 2023.

Analis Trimegah Sekuritas Kharel Devin Fielim mengatakan, permintaan semen nasional diprediksi meningkat 3% menjadi 65 juta ton pada 2023 dan diharapkan kembali meningkat menjadi 67 juta ton pada 2024. Indocement sendiri diprediksi menyumbang sebanyak 16 juta ton tahun ini dan meningkat sekitar 17 juta ton.

Seperti dilansir Investor.id, tingkat pertumbuhan volume penjualan semen Indocement diprediksi mencapai 4% atau lebih tinggi dari perkiraan peningkatan penjualan semen nasional sekitar 3%.

“Indocement juga diprediksi mencatatkan peningkatan pangsa pasar menjadi 25,1% tahun ini dan diharapkan menjadi 25,4% tahun 2024. Peningkatan Indocement didukung peluncuran semen baru Semen Jempolan,” terangnya.

Terkait kehadrian produk baru, Trimegah Sekuritas memberikan apresiasi atas peluncuran produk Semen Jempolan yang bakal berimbas terhadap peningkatan pangsa pasar ke depan. Apalagi harga jual semen tersebut lebih murah, dibandingkan Semen Rajawali.

“Kami menilai produk baru ini membuat perseroan bisa bersaing dengan produsen semen lainnya. Kehadiran produk baru ini sangat dibutuhkan di tengah peningakatan kompetisi penjualan semen di pulau Jawa,” terangnya.

Trimegah Sekuritas memperkirakan lonjakan laba bersih Indocement menjadi Rp 1,89 triliun tahun ini, dibandingkan perkiraan tahun lalu Rp 1,26 triliun. Pendapatan perseroan juga diprediksi meningkat dari target 2022 Rp 15,64 triliun menjadi Rp 16,27 triliun.***

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *