JAKARTA, Update – Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 10-14 Januari 2022 ditutup bervariasi. Peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi Bursa selama sepekan, yaitu sebesar 5,94 persen menjadi 1.365.875 transaksi dari 1.289.266 transaksi selama sepekan yang lalu.

Siaran pers Bursa Efek Indonesia menyebutkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat (14/1) ditutup pada zona hijau atau tepatnya berada di level 6.693,401. Namun secara keseluruhan selama sepekan ini, IHSG mengalami perubahan sebesar 0,12 persen dari posisi 6.701,316 pada pekan sebelumnya.

Lebih jauh disampaikan, perubahan sebesar 0,87 persen terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa menjadi Rp8.360,735 triliun dari Rp8.433,792 triliun pada pekan lalu. Kemudian, rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 7,87 persen menjadi 18,761 miliar saham dari 20,364 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian bursa mencatatkan perubahan sebesar 13,09 persen menjadi Rp11,531 triliun dari Rp13,267 triliun pada pekan sebelumnya. Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp145,70 miliar dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp4,763 triliun.

Mengawali pekan ini pada Senin (10/1), PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) resmi menjadi Perusahaan Tercatat kedua di BEI pada tahun 2022, yang tercatat pada Papan Pengembangan BEI. SEMA bergerak pada sektor Energy dengan sub sektor Alternative Energy. Adapun industri dan sub industri  SEMA adalah Alternative Energy Equipment.

Seremoni Pembukaan Perdagangan pada Rabu (12/1), dibuka oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama Pendirian Galeri Investasi Digital BEI oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bekerjasama dengan PT Phintraco Sekuritas.

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung serta Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas, Jeffrey Hendrik  menandatangani nota kesepakatan tersebut dengan disaksikan oleh Perwakilan Direksi BEI yaitu Direktur Pengembangan, Hasan Fawzi serta Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia, Risa E. Rustam, serta pejabat dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yanuar serta Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Ahmad Yani.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Bangka Belitung, Yoseph Kaburuan turut hadir secara langsung pada kesempatan tersebut. Diharapkan dengan terjalinnya kesepakatan antara kedua belah pihak dapat mempermudah masyarakat Bangka Belitung untuk mendapatkan informasi pasar modal, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Pada pekan ini terjadi pencatatan obligasi dan sukuk perdana di BEI pada tahun 2022, PT Hutama Karya (Persero) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 yang resmi dicatatkan di BEI, Kamis (13/1).

Nilai Obligasi yang dicatatkan sebesar Rp1.000.000.000.000,00 dan Sukuk sebesar Rp313.000.000.000,00. PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idA (Single A) untuk Obligasi sedangkan idAsy (Single A Syariah) untuk Sukuk. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini. /fsp

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.