EmiteUpdate.com – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil meraup dana segar dari publik sekitar Rp 41 triliun. Dana didapat dari pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue.

Rights issue BRI bertujuan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis perseroan di masa yang akan datang melalui pembentukan dan penguatan ekosistem ultra mikro. Hal tersebut ditempuh dengan menambah portofolio perusahaan anak yang selama ini bergerak dan berkinerja baik di segmen ultra mikro yaitu Pegadaian dan PNM.

Adapun total raihan dana rights issue BRI mencapai Rp 95,92 triliun. Angka tersebut terdiri atas dana yang diperoleh dari investor publik mencapai Rp 41 triliun dan inbreng saham pemerintah di PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kepada BRI sebesar Rp 54,77 triliun.

Dana dari rights issue akan digunakan BRI sebagai modal kerja untuk pengembangan Holding Ultra Mikro dan pengembangan ekosistem bagi segmen pelaku usaha ultra mikro.Dana dari hasil rights issue, yakni sebesar Rp 54,7 triliun akan menjadi penyertaan BRI di Pegadaian dan PNM sebagai konsekuensi dari inbreng pemerintah.

Lalu, sekitar 60-70% dari dana tunai sebesar Rp 41 triliun akan dialokasikan untuk modal kerja perseroan dalam rangka pengembangan, serta penguatan ekosistem segmen ultra mikro. Sedangkan sisanya untuk modal kerja pada segmen bisnis mikro dan kecil. /fsp

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.