JAKARTA, EmitenUpdate.com – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan menerbitkan global notes senilai US$ 900 juta atau sekitar Rp 12,69 triliun. Dana hasil emisi global notes bakal disalurkan kepada kelompok entitas anak usaha melalui pinjaman antarperusahaan atau penyertaan modal, serta untuk melunasi utang jatuh tempo dan utang yang pembayarannya dipercepat.

Dana hasil emisi global notes akan digunakan untuk membiayai ekspansi usaha pada mana mendatang serta menunjang kebutuhan pendanaan perseroan dan kelompok entitas anak secara umum. Global notes ini akan dicatatkan di bursa Singapura.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (24/8) dijelasakan bahwa rencana emisi surat utang global jangka pendek-menengah bernilai jumbo itu bakal dimintakan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 30 September 2021.

Penerbitan surat utang global itu bukan merupakan transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan. Kupon notes akan dibayar semi tahunan  dengan suku bunga tetap, sehingga lebih menguntungkan dibandingkan pembayaran bunga setiap 1-3 bulan dalam fasilitas pinjaman sindikasi. Tingkat suku bunga tetap juga akan mengurangi biaya lindung nilai dibandingkan suku bunga mengambang di bawah fasilitas pinjaman sindikasi. Dengan demikian akan tersedia dana untuk pertumbuhan bisnis di masa mendatang.

Nilai transaksi emisi global notes tersebut mencapai 136,4% dari nilai ekuitas perseroan yang per 31 Desember 2020 mencapai Rp 9,3 triliun. “Aksi korporasi ini termasuk material, sehingga harus mendapat persetujuan RUPSLB,” tutur perseroan. Pada 20 Januari 2021, Tower Bersama juga menerbitkan global notes senilai US$ 300 juta setelah mendapat persetujuan para pemegang saham lewat RUPSLB pada 12 November 2020. Surat utang tersebut bakal jatuh tempo pada 20 Januari 2026. /fsp

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.