Prof. Nurdin Abdullah: “Usaha Berkaitan Ketahanan Pangan Peluang Bisnis Menarik”

Bincang santai dengan Prof. Nurdin Abdullah diatas Kapal Pinisi, di Pantai Losari sembari menikmati sajian kuliner khas Makassar.
MAKASSAR, EmitenUpdate.com – Sosok yang satu ini tak pernah lekang oleh waktu. Bisa jadi karena track record yang baik saat-saat ia menjabat jabatan publik membuat orang selalu mengenangnya. Ia adalah Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah, M.Agr, Gubernur Sulawesi Selatan, periode 5 September 2018 – 12 Januari 2022.
Beberapa kali berjumpa dengannya banyak hal yang disampaikan kepada Frans S. Pong, Redaktur EmitenUpdate.com menyikapi perjalanan pembangunan bangsa ini. Menurutnya, saat ini yang perlu dilakukan adalah mengerjakan bisnis yang berkaitan dengan ketahanan pangan.


“Saat ini bisnis yang paling bagus dikembangkan yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” kata Nurdin saat bincang dengannya diatas kapal Pinisi, di perairan Losari Makassar belum lama berselang.
Saat menjabat Bupati Bantaeng (2008–2018), cukup banyak hal fenomenal yang membanggakan yang telah ditorehkan bagi negeri.
Alumni SMAN 5 Makassar dan Fak. Pertanian Unhas Makassar ini berhasil mentransformasi Kabupaten Bantaeng dari daerah tertinggal menjadi wilayah berprestasi. Ia dikenal dengan gebrakan pelayanan publik, peningkatan ekonomi berbasis pertanian, serta meraih lebih dari 50 penghargaan nasional, termasuk Piala Adipura dan Bung Hatta Anti Corruption Award.
Di laman facebook, netizen Yunus Payung Allo sangat membanggakan figur Nurdin Abdullah dan berharap mau mencalonkan diri lagi sebagai Gubernur Sulsel.
“Kalau Pak Nurdin maju lagi di Sulsel kami Orang Toraja dan Torut akan siap mendukung,” kata Yunus Payung Allo di platform fb-nya dengan 5,1 ribu pengikut dan 692 yang mengikuti. Yunus Payung Allo, adalah pekerja Pertamina Perkapalan, alumni AMI Makassar.
Sumber menyebutkan, Nurdin Abdullah adalah bupati pertama di Indonesia yang bergelar profesor. Ia menyelesaikan studi S1 di Fakultas Pertanian dan Kehutanan di Universitas Hasanuddin pada tahun 1986 dan S2 Master of Agriculture di Universitas Kyushu Jepang pada tahun 1991.
Di Universitas yang sama, ia pun menyelesaikan studi S3 Doktor of Agriculture (1994). Sebelum berkecimpung di dunia politik, Nurdin dikenal sebagai seorang akademisi dan pernah menempati beberapa jabatan struktural di universitas maupun di perusahaan swasta.
Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Kehutanan di Universitas Hasanuddin dan menjadi Dewan Penyantun Politeknik Negeri Makassar. Terakhir ia memilih dunia politik dan mengabdi kepada masyarakat sebagai Bupati Bantaeng dua periode berturut-turut hingga tahun 2018.
Karier Nurdin Abdullah, baik di bidang pendidikan, bisnis, ataupun pemerintahan, dinilai cemerlang sehingga tak heran jika Nurdin hingga kini mengoleksi lebih dari 100 penghargaan dari berbagai macam bidang.

