February 16, 2026

Indeks Konsisten Bergerak di Zona Merah Nilai Transaksi Capai Rp29,17 Triliun

0
Screenshot (1769)

JAKARTA, Update – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kehilangan 406,88 poin atau turun 4,88% ke level 7.922,73 pada perdagangan Senin (2/2) hari ini, setelah dibuka di level 8.306 dan menyentuh posisi tertinggi di 8.313.

IDN Financial melaporkan, indeks konsisten bergerak di zona merah sejak pembukaan perdagangan, dengan total nilai transaksi mencapai Rp29,17 triliun dan volume perdagangan saham 40,41 miliar lembar.

Kinerja 11 indeks sektoral juga kompak melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor barang baku (IDXBASIC) yang turun 10,74%.

Sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar tertinggi di sektor barang baku turun lebih dari 5%. Beberapa di antaranya termasuk saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang melemah 8,53%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 14,80% dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 14,81%.

Analis Phintraco Sekuritas menilai koreksi dalam pada IHSG hari ini, sejalan dengan tekanan harga komoditas inti di pasar global.

“Sentimen negatif antara lain berasal dari koreksinya harga komoditas, yang selama ini menjadi penopang penguatan IHSG,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan usai penutupan perdagangan hari ini.

Selain itu, analis Phintraco menilai investor juga menanti perkembangan upaya otoritas pasar modal Indonesia, yang akan melakukan pertemuan dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) hari ini.

Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, pertemuan itu telah dijadwalkan sejak pekan lalu, setelah MSCI meragukan kelayakan investasi dan transparansi di pasar saham Indonesia.

Dalam pengumumannya, MSCI juga membuka potensi penurunan peringkat pasar saham Indonesia dari emerging market ke frontier market, jika tidak ada upaya perbaikan signifikan hingga Mei 2026.

Merespons pengumuman itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman telah mengundurkan diri, disusul dengan pengunduran diri tiga pejabat senior di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun pada akhir pekan lalu, BEI bersama OJK hingga Danantara telah mengumumkan sejumlah upaya strategis yang akan dilakukan, untuk memulihkan kepercayaan investor global, termasuk peningkatan aturan free float menjadi minimal 15%. /fsp 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *