Gapai Nilai Signifikan Karena Bale by BTN

Jakarta, Update – Manuver bank ini selalu memberi makna signifikan. Itu dapat dilihat dari kinerja Bank BUMN ini menyalurkan atau menyediakan perumahan yang memang sangat dibutuhkan.
Bank tersebut adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Angka penyaluran mencapai 5,97 juta unit kredit perumahan senilai Rp555,11 triliun kepada keluarga Indonesia sejak 1976 hingga Desember 2025. Wow,…
Kepada siapa saja output BTN disalurkan? Bank BTN mengumumkan pihaknya telah menyalurkan mayoritas ke segmen KPR subsidi. Sepertinya aksi bank nasional ini bukan barang baru lagi. Artinya penyaluran kredit yang dilakukan sudah sangat professional dan sangat diterima konsumennya.
Pembiayaan perumahan telah menjadi DNA bank ini. Penyaluran KPR subsidi tercatat sebanyak 4,4 juta unit dengan nilai Rp300,99 triliun. Nilai yang tidak sedikit, tercatat KPR subsidi konvensional 4,06 juta unit senilai Rp258,27 triliun dan KPR subsidi syariah 338.097 unit dengan plafon Rp42,72 triliun.
Catatan EmitenUpdate.com, pada segmen nonsubsidi, BTN telah menyalurkan 1,3 juta unit rumah senilai Rp218,57 triliun. Jumlah tersebut terdiri atas KPR nonsubsidi konvensional 1,18 juta unit senilai Rp191,46 triliun dan KPR nonsubsidi syariah 125.410 unit dengan nilai Rp27,1 triliun.
Sukses yang dicatat bank dengan kode dagang di Bursa Efek Indonesia (BBTN) karena gencar melakukan transformasi digital. Strategi tersebut salah satu kunci utamanya adalah bale by BTN.
BTN melihat peluang besar dalam layanan berbasis online “bale by BTN” tidak hanya sebatas aplikasi perbankan, tetapi juga mengintegrasikan layanan lain seperti travel, fashion, kuliner, gaya hidup sehat, dan bahkan sektor bisnis halal, guna mengakomodasi gaya hidup modern nasabah.
Angka fantastis dibukukan bank ini melalui Bale BTN yang sejak diluncurkan pada 9 Februari 2025, jumlah pengguna Bale by BTN telah mencapai 3,7 juta akun.
Hal tersebut mendorong volume transaksi Bale by BTN yang melonjak 79,2% secara year on year (YoY) menjadi 2,2 miliar transaksi per 31 Desember 2025, dengan nilai transaksi menembus Rp103,6 triliun.
Nilai saldo pengguna Bale by BTN juga terus meningkat, tercermin dari kontribusinya sebesar Rp22,8 triliun terhadap dana pihak ketiga (DPK) BTN hingga akhir 2025. Angka ini tumbuh 15,3% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp19,7 triliun.
Frans S. Pong, Redaktur EmitenUpdate.com
