JAKARTA, Update – Di tengah melemah nilai tukar Rupiah terhadap dollar Amerika dan naiknya suku bunga Bank Indonesia sebesar 50 basis poin, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) justru naik di sesi perdagangan Jumat(23/9) hari ini. Dari laman logam mulia hari ini, harga emas Antam naik Rp 4.000 menjadi Rp 941.000 per gram yang sehari sebelumnya diperdagangkan Rp 937.000 per gram. Kenaikan juga itu terjadi pada harga pembelian kembali atau buy back emas hari sebesar Rp 4.000 ke level Rp 809.000 per gram.

Sementara melemahnya rupiah terhadap dollar dan kenaikan suku bunga the Fed, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa dampak naiknya suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menjadi 75 bps telah diperhitungkan khususnya terhadap risiko keluarnya modal asing atau capital outflow.

“Proyeksi terhadap suku bunga The Fed yang bisa mencapai di atas 4% tahun depan sudah dimasukkan dalam perkirakan dinamika capital outflow,” kata Sri Mulyani.

Sementara itu harga emas dunia di pasar spot dikutip dari idx terpantau di level US$ 1.671,60 per ons. Namun, emas berjangka AS naik 0,1% lebih tinggi menjadi US$1.682,80. Hal ini terjadi di tengah nilai dolar AS yang stabil. Kenaikan suku bunga The Fed dinilai akan lebih agresif di bulan-bulan berikutnya dan menjadi sentimen bagi pergerakan harga emas, demikian perkiraan para analis. (lip/berbagai sumber) 

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.