LAGOS, Update – Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos kembali melakukan upaya pengembangan ekspor diwilayah Afrika Barat.

Siaran pers Kemendag Senin (05/09/2022) menyebutkan, kali ini, ITPC Lagos bekerja  sama  dengan Kedutaan  BesarRI  (KBRI)  Abujamenyelenggarakan seminar  webdengan  tema ‘Why and How to Register Your Product’s Trademark in Nigeria’ yang membahas pentingnya perlindungan merek produk ekspor Indonesia ke pasar Nigeria.

“Nigeria adalah pasar  yang  paling  strategis  di  Afrika  Barat  dan  pintu  gerbang  untuk  masuk  ke negara-negara   Afrika   Barat   lainnya.   Hal   ini   karena   Nigeria   memiliki   ekonomi   dan   populasi penduduk yang besar,”jelas Duta Besar RI untuk Nigeria Usra Hendra Harahap.

Melalui   seminar   web   ini,   lanjut   Dubes   Usra,   pelaku   usaha   Indonesia   diharapkan   dapat mendapatkan sebanyak-banyak nya informasi  terkini mengenai  pasar  Nigeria  dan  Afrika  Barat dalam upaya mengembangkan bisnisnya.

Direktur  Pengembangan  Pasar  dan  Informasi  Ekspor  Direktorat  Jenderal  Pengembangan  Ekspor Nasional  Kemendag  Marolop  Nainggolan  menambahkan,  Kemendag  menyambut  baik  seminar web  ini  yang  berguna  bagi  pelaku  usaha  Indonesia  yang  ingin  melindungi  mereknya  di  pasar Nigeria.

“Seminar web ini juga sebagai bentuk nyata dari  rencana  kerja  sama  yang  bermanfaat, tidak hanya bagi pengusaha Indonesia, namun juga bagi mitra bisnis di Nigeria,”ungkap Marolop.  Sedangkan,  hadir  sebagai  narasumber  dari  pemerintah  Nigeria,  Registrar  Trademark  Ministry  of Industry,   Trade   and   Investment   of   Federal   Republic   Nigeria   Shafiu   Adamu   Yauri yang menyampaikan, pentingnya    untuk    mendaftarkan    merek    dagang    di    Nigeria.

“Dengan mendaftarkannya,  maka  akan  melindungi  para  pelaku  usaha  dari  hal-hal  yang  tidak  diinginkan dalam transaksi perdagangan,” tegas Shafiu.Menurut  Kepala  Indonesian  Trade  Promotion  Center  (ITPC)  Lagos  Hendro  Jonathan,  penting  bagi para  eksportir  Indonesia  untuk  mengetahui  peraturan  dan  regulasi  di  Nigeria  yang  berhubungan dengan proses pengembangan bisnis ke Nigeria.Termasuk, tentang perlindungan merek.

”Dengan adanya seminar webini  diharapkan para eksportir Indonesia yang akan masuk ke pasar Nigeria  mendapatkan  informasi  utuh  dari  pihak  resmi  terkait  perlindungan  merekdi  Nigeria.Sehingga,dapat membuat proses bisnis para pelaku usaha menjadilebih lancar,”pungkas Hendro.

Seminar  web dihadiri  lebih  dari  150  peserta  yang  terdiri dari  eksportir, pelaku  bisnis  Nigeria,  dan beberapa   organisasi   eksportir.   Pada   sesi   tanya   jawab,   para   peserta   antusias   memberikan pertanyaan  terkait  prosedur  pendaftaran  merek,  koneksi  antara  IPO  Madrid  Protocol  dan  merek Nigeria,  penanganan  perselisihan  antara  pabrik  dan  distributor  mengenai  kepemilikan  merek  di Nigeria, dan berbagai hal terkait merek lainnya.

Total  perdagangan  Indonesia-Nigeria pada  periode  Januari—Juni  2022  tercatat  sebesar  USD 2,26miliaratau meningkat 92,34persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari nilai tersebut,  ekspor  Indonesia  ke Nigeriasebesar  USD 223,32juta. 

Sedangkan,  impor  Indonesia  dari Nigeriasebesar  USD 2,04miliar.Komoditas  ekspor  unggulan  Indonesia  ke Nigeria  antara  lain produk turunan kelapa sawit, obat-obatan, dan kertas. /fsp

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.