Jakarta, EmitenUpdate.com – Komitmen tiga institusi ini mewujudkan perumahan layak huni tak diragukan lagi. Ketiga institusi pemerintah itu adalah Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan Perum Perumnas.

Kerja cerdas tiga institusi itu benar-benar dilaksanakan dengan terbitnya akad perdana pembiayaan rumah bagi ASN di Perumahan Pesawaran Residence Lampung belaum lama berselang. Akad perdana ini merupakan rangkaian kegiatan pembiayaan perumahan bagi peserta BP Tapera yang ditargetkan bisa mencapai 51.000 unit hingga akhir tahun ini. Mengapa BP Tavera ngotot untuk pencapaian ini, UUD 1945 PASAL 28 H AYAT (1) melandasi itu. “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.”

Apa kata Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Ariev Baginda Siregar atas keberhasilan itu?  Dalam akad perdana yang dilakukan itu ASN yang menjadi peminat KPR Tapera BTN sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dalam waktu beberapa hari sejak penandatanganan MOU pada 27 Mei 2021 jumlah ASN yang berminat mencapai hampir 200 orang.

Menurut Ariv, peminat membludak. Tujuan besar dan tugas utama BP Tapera memastikan Dana Tapera dapat dinikmati oleh peserta, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam hal pembiayaan perumahan. Setelah Lampung, target BP Tapera adalah area lain di seluruh Indonesia.

Semangat BP Tapera dilandasi visinya agar “Terwujudnya kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi Peserta MBR melalui pembiayaan dana murah berkelanjutan berlandaskan gotong-royong dan misi menyusun program Tapera secara terpadu dan berkelanjutan dengan prinsip profesionalisme dan tata kelola yang baik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian nasional. Memaksimalkan pengerahan dana melalui program peningkatan kepesertaan berdasarkan asas gotong royong, keadilan, kemudahan serta keterjangkauan. Mengembangkan mekanisme dan parameter pemupukan dana amanat untuk mendapatkan tingkat pengembalian optimal dan risiko minimum dengan menganut asas kehati-hatian dan keterbukaan. Meningkatkan pemanfaatan dana Tapera bagi peserta yang menjadi sasaran program melalui pengembangan skema pembiayaan dan perluasan akses pembiayaan yang berkelanjutan.

Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan, perseroan akan menjadi mitra bagi BP Tapera untuk bisa mewujudkan impian para ASN untuk memiliki rumah pertama. Akad kredit perdana bagi ASN di Lampung merupakan langkah awal yang menjadi momentum untuk bisa mendongkrak pembangunan sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Jokowi.

Bank BTN, kata Hirwandi, turut mendukung dan akan menyukseskan program BP Tapera dalam memberikan kemudahan pembiayaan perumaahan bagi pesertanya, ini sudah menjadi komitemen BTN bahwa dengan berkolaborasi maka peserta Tapera akan menikmati KPR Tapera BTN dengan bunga yang terjangkau dengan jangka waktu hingga 30 tahun.

Apa yang membuat KPR Tapera BTN menarik? Ada tiga skema pembiayaan sesuai kelompok penghasilan untuk kelompok Penghasilan I dengan penghasilan di bawah Rp4 juta akan mendapatkan suku bunga KPR sebesar 5% fixed rate dengan tenor sampai dengan 30 tahun. Pada kelompok penghasilan II dengan penghasilan berkisar Rp4 juta-Rp6 juta dikenakan bunga KPR 6% fixed rate dengan tenor sampai dengan 20 tahun. Kemudian, untuk kelompok penghasilan III dengan penghasilan Rp6 juta-Rp8 juta dapat mengakses KPR dengan bunga 7% fixed rate dengan tenor sampai dengan 20 tahun.

Tidak sulit untuk menjangkaunya. Untuk dapat mengakses KPR Tapera BTN, masyarakat diwajibkan untuk memenuhi ketentuan dan persyaratan untuk mendapatkan Pembiayaan Tapera seperti Peserta masuk kedalam golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), belum memiliki rumah dan menjadi peserta Tapera aktif dan lancar membayar simpanan peserta selama 12 bulan. Harga rumah yang dapat dimiliki peserta aktif Tapera beragam mulai dari Rp112 juta hingga Rp292 juta.

Adapun manfaat yang diberikan BP Tapera bukan hanya untuk membeli rumah. Namun juga bisa untuk membangun rumah sendiri bagi yang sudah memiliki tanah bersertifikat atau ingin merenovasi rumahnya.

Ini kolaborasi cerdas. Bersama BP Tapera, jika 11.000 unit rumah bagi peserta BP Tapera bisa disalurkan maka total pembiayaannya mencapai sekitar Rp1,7 triliun sampai Rp2 triliun. Tahun ini target dari BP Tapera bisa menyalurkan manfaat pembiayaan rumah sekitar 51.000 unit, sehingga total pembiayaan yang bisa disalurkan BTN dalam KPR Tapera sekitar Rp7 triliun. Wow,…kabar gembira untuk pesertanya. Diharapkan 51.000 unit tersebut nantinya dapat melibatkan mitra pengembang baik dari Apersi, REI maupun Himpera.

Direktur Perum Perumnas Tambok Setyawati mengapresiasi kontribusi berbagai pihak dalam sinergi ini, sehingga tahapan akad massal di Samesta Pesawaran Lampung ini dapat terlaksana tidak lama dari penandatanganan nota kesepahaman pada 20 Mei 2021 lalu.

Pihaknya optimistis dalam penyaluran manfaat pembiayaan perumahan yang merupakan sinergi antara Perumnas, BP Tapera dan Bank BTN ini dapat dilaksanakan secara maksimal dan berdampak positif bagi para penerima manfaat yang diberikan.

Wow,…dalam akad perdana KPR Tapera di Perumahan Semesta Pesawaran Residence ada 233 unit yang siap disediakan Perumnas. Adapun untuk tahap pertama program KPR Tapera ini, Perumnas siap mendukung dengan menyediakan sekitar 7.000 unit rumah yang tersebar di beberapa daerah seperti Samesta Pesawaran Residence Lampung, Samesta Dramaga Bogor, Samesta Pasadana Bandung, Samesta Griya Martubung Medan, Samesta Jeruk Sawit Permai Solo, dan Samesta Griya Karangpawitan Garut dan proyek lainnya.

/Frans S. Pong, EmitenUpdate.com

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.