Elon Musk Masih Orang Terkaya Dunia

JAKARTA, Update – Siapa saja orang-orang terkaya di dunia? Hingga Februari 2026, Elon Musk tetap kokoh sebagai orang terkaya di dunia, diikuti oleh para raksasa teknologi lainnya. Kekayaan para konglomerat ini sangat dipengaruhi oleh lonjakan nilai saham perusahaan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) sepanjang tahun 2025.
Berikut adalah daftar konglomerat terkaya di dunia per awal 2025 berdasarkan laporan terbaru:
1. Elon Musk (Tesla, SpaceX, X)
Musk menutup tahun 2025 dengan lonjakan kekayaan yang fantastis. Total kekayaan bersihnya tercatat mencapai US$ 645 miliar (sekitar Rp10,8 kuadriliun), menjadikannya orang terkaya sepanjang masa menurut Kompas TV.
2. Larry Ellison (Oracle)
Pendiri Oracle ini mengalami kenaikan posisi yang signifikan, menggeser beberapa nama besar seperti Mark Zuckerberg dan Jeff Bezos. Kekayaannya diperkirakan mencapai US$ 350,7 miliar per Oktober 2025 menurut laporan Mistar.id.
3. Jeff Bezos (Amazon)
Meskipun sempat tergeser ke posisi lebih bawah di pertengahan tahun, pendiri Amazon ini tetap berada di jajaran atas dengan kekayaan sekitar US$ 241,5 miliar pada akhir November 2025 sebagaimana dicatat oleh Databoks Katadata.
4. Mark Zuckerberg (Meta)
CEO Meta ini terus bersaing ketat di posisi 5 besar berkat performa saham Meta yang kuat. Kekayaannya tercatat sekitar US$ 218,2 miliar pada laporan akhir tahun Databoks Katadata.
5. Bernard Arnault & Keluarga (LVMH)
Satu-satunya tokoh non-teknologi di lima besar, pemimpin kerajaan barang mewah (Louis Vuitton, Dior, dsb.), memiliki kekayaan sekitar US$ 184,1 miliar menurut data Forbes di Katadata. ***
Jadi hingga saat ini Ellon Musk masih merupakan orang terkaya di dunia dengan berbagai bisnis yang dijalankan. Elon Musk memimpin gurita bisnis teknologi futuristik, dengan fokus utama pada kendaraan listrik, luar angkasa, AI, dan infrastruktur. Perusahaan utamanya meliputi Tesla (otomotif/energi), SpaceX (roket/satelit Starlink), X (medsos/eks-Twitter), Neuralink (chip otak), xAI (kecerdasan buatan), dan The Boring Company (terowongan).
Berikut adalah rincian bisnis utama Elon Musk hingga tahun 2026:
- Tesla, Inc. (Otomotif & Energi): Produsen mobil listrik terkemuka dan energi terbarukan (panel surya/baterai). Musk menjabat sebagai CEO dan memiliki saham signifikan di perusahaan ini.
- SpaceX (Space Exploration Technologies): Perusahaan kedirgantaraan yang mengembangkan roket (Falcon, Starship) dan layanan internet satelit Starlink. SpaceX fokus pada misi ke Mars dan kontrak NASA.
- X Corp. (dahulu Twitter): Platform media sosial yang diakuisisi Musk pada 2022, kini bertransformasi menjadi aplikasi segalanya (everything app).
- Neuralink: Perusahaan antarmuka otak-mesin (implan chip) yang bertujuan membantu gangguan neurologis dan berinteraksi dengan komputer.
- xAI: Perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) yang diluncurkan untuk bersaing dalam teknologi AI generatif, sering dikaitkan dengan platform X.
- The Boring Company: Perusahaan konstruksi yang berfokus pada pembangunan terowongan bawah tanah untuk mengatasi kemacetan lalu lintas (proyek Loop).
- OpenAI: Musk adalah salah satu pendiri awal perusahaan AI ini, meskipun ia tidak terlibat dalam manajemen sehari-hari saat ini.
/google.com
