January 23, 2026

Wujud Kecintaan Terhadap BTN, Nama Mestinya Bank Rakyat Membangun

0
Screenshot (2527)

Selain nyaman, warga juga menjaga perumahan untuk tetap sehat. Baksos kesehatan di Perumahan Pura Tajurhalang, Bojonggede Bogor.

JAKARTA, Update – Bisa jadi karena fokus kepada pembiayaan perumahan makanya PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) ini sangat dikenal sebagai bank yang sangat peduli kepada kebutuhan perumahan bagi rakyat.  

Tak heran kalau dikalangan masyarakat iseng bercanda dan mengatakan, kenapa bank BTN dinamakan Bank Tabungan Negara, ’kan yang menjadi nasabahnya bukan Negara melainkan rakyat pada umumnya.

”Harusnya namanya Bank Perumahan Rakyat atau Bank Perumahan Indonesia atau Bank Rakyat Membangun,” kata Junaini seorang ibu yang tinggal di Perumahan Pura Tajur Halang, Bojonggede, Bogor.

Menurutnya, nama BTN sudah sangat melekat di hati masyarakat bahwa BTN adalah bank yang sangat peduli terhadap pengadaan rumah bagi rakyat Indonesia. Jadi, katanya, perlu juga dipikirkan agar BTN berganti nama menjadi Bank Perumahan Rakyat (BPM) atau Bank Perumahan Indonesia (BPI) atau bisa juga Bank Rakyat Membangun (BRM).

Bentuk dan nama perusahaan mengalami pergantian selama beberapa kali. Hingga akhirnya namanya diubah menjadi seperti saat ini pada tahun 1963.

Sebagai bank yang besar, BTN memiliki visi untuk menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025.

Sebagai bank yang besar, BTN memiliki visi untuk menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025.

Hingga kuartal III-2025, BTN mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp381,03 triliun, dengan porsi terbesar berasal dari sektor perumahan yang mencapai Rp322,53 triliun. Pertumbuhan pembiayaan tersebut membutuhkan struktur permodalan yang semakin kuat agar ekspansi kredit dapat terus dilakukan tanpa menekan rasio permodalan.

Yang pasti harapan selalu terpatri bank BTN selalu menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat pada umumnya ketika membutuhkan rumah dan menjadi bank penyedia kredit perumahan yang memudahkan mendapatkan akses agar bisa memiliki rumah tinggal yang layak.

Karena itu, kepada pengembang BTN selalu berharap mampu menyajikan yang terbaik bagi konsumen agar semua merasakan nikmat dari usaha yang dikerjakan pengembang dan BTN khususnya.

Perhatian BTN melayani konsumen mendapat apresiasi  dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang kini menjabat Menpora.

Erick sangat mendukung apa yang dilakukan BTN untuk melindungi masyarakat dari praktik-praktik tidak bertanggung jawab yang dilakukan pengembang (developer) dan notaris dalam penyelesaian sertipikat konsumen sebagai debitur.

Menurut Erick, semua itu dilakukan agar masyarakat dapat menikmati hak kepemilikan hunian dengan perlindungan hukum oleh negara.

Erick pun menekankan agar BTN melakukan percepatan penyelesaian sertipikat debitur dengan melakukan perbaikan sistem dan menerapkan tata kelola yang baik (Good Corporate Governance/GCG) untuk menyukseskan Program Tiga Juta Rumah yang diusung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Tidak hanya menyatakan apresiasi ke BTN, Erick juga mengapresiasi developer dan notaris yang sudah bekerja dengan baik seraya meminta untuk melakukan black list terhadap developer dan notaris yang bermasalah.

/Frans S. Pong, Redaktur EmitenUpdate.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *