January 23, 2026

Cari Rumah? Buka Aja Aplikasi Balé by BTN

0
Screenshot (2517)

JAKARTA, Update – Sudah terpatri dan sangat melekat di hati kalau mencari atau mau membeli rumah pasti orang akan melakukan browsing ke situs Bank BTN atau langsung ke kantor-kantor Bank BTN terdekat.

“Hehehe….ngapain capek-capek kesana-kemari. Langsung aja buka situs Bank BTN atau buka aplikasi,” tutur seorang anak muda usia milenial yang katanya ingin membeli rumah.

Nah,…BTN sangat peduli akan kebutuhan rumah bagi milenial. BTN tidak membiarkan peluang pasar rumah untuk kalangan milenial. Itu karena potensi pasar yang bagus. Bank dengan kode dagang di pasar saham BBTN ini juga fokus pembiayaan perumahan untuk generasi gen Z.

Catatan EmitenUpdate.com pemilikan rumah (KPR) subsidi hingga semester I-2024 sekitar 89% kaum milenial melakukan akad KPR subsidi hingga Juni 2024. Realisasi KPR subsidi sampai dengan Juni 2024, sejak awal dimulai didominasi kaum milenial kurang lebih 89% yang menyatakan bersedia mengambil rumah dan melakukan akad kredit di BTN.

Bahkan dari data tahun 2020 hingga 2023, kaum milenial menyerap KPR subsidi sebanyak 425.000 unit. Wow…

Situs Bank BTN menyebutkan, para generasi milenial cenderung menginginkan rumah yang terletak di kawasan pusat kota. Jika tidak di pusat kota, alternatif lain terletak pada konsep hunian di kota satelit yang dekat dengan tol atau MRT.

Pasalnya hal tersebut dinilai dapat mempermudah aktivitas sehari-hari, seperti bekerja maupun mengantar anak ke sekolah.

Milenial cenderung menyukai hal-hal yang sederhana namun fungsional. Selain itu juga modern dengan garis-garis bersih, palet warna netral, dan penataan yang rapi menjadi pilihan favorit.

Rumah model ini menekankan pada keefisienan ruang dan minimalisasi clutter. Furnitur multifungsi dan penyimpanan terintegrasi sangat diutamakan untuk mendukung gaya hidup praktis dan modern.

Perhatian BTN pada pasar rumah milenial tokcer. Takmheran kalau perbankan HIMBARA ini selaku membukukan kinerja gemilang. Lihat saja sepanjang periode Januari-September 2025, baik dari sisi pencapaian laba bersih, penyaluran kredit, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), maupun peningkatan aset.

Ini bukti transformasi yang dijalankan BTN berhasil membawa dampak yang positif terhadap kinerja bisnis perseroan. Lalu bagaimana capaian pada kuartal III-2025 lalu?

Bank yang dipimpin Direktur Utama Nixon Napitupulu berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp2,3 triliun, bertumbuh double-digit sebesar 10,6% year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,08 triliun.

Faktor apa yang membuat bank ini selalu moncer? Disebutkan bahwa pencapaian laba bersih BTN dimotori oleh pendapatan bunga kredit yang naik 18,8% yoy menjadi Rp26,57 triliun hingga akhir September 2025, lebih tinggi dari kenaikan beban bunga yang sebesar 2,5% yoy menjadi Rp13,81 triliun.

Tidak berdiam diri menikmati hasil, kenaikan beban bunga pun dijaga stabil seiring dengan upaya perseroan menggencarkan perolehan DPK berbiaya murah.

Hasilnya, pendapatan bunga bersih yang naik 43,5% yoy menjadi Rp12,76 triliun per akhir kuartal III-2025. Selain itu, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) yang naik 101 basis poin (bps) menjadi 3,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,9%.

Gerak jitu menanta keuangan melalui efisiensi yang dilakukan juga menghasilkan cost-to-income ratio (CIR) yang menurun ke level 47,8% hingga kuartal III-2025, dari periode yang sama tahun lalu sebesar 59,9%.

Kerja cerdas yang tidak sia-sia BTN kembali mencatatkan laba bersih yang tidak sedikit yakni Rp26,57 triliun hingga akhir September 2025. Semua dicapai berkat konsistensi kami menjaga pertumbuhan bisnis terutama di pembiayaan sektor perumahan dan transaksi keuangan yang beragam agar bermanfaat bagi perekonomian secara keseluruhan.

Nixon mengatakan, upaya tersebut dilakukan dengan ditopang prinsip kehati-hatian dan perhitungan yang cermat atas kebutuhan di pasar. BTN terus dipercaya oleh masyarakat sebagai bank pilihan untuk bertransaksi, seperti tercermin dari pertumbuhan DPK yang mencapai 16,0% yoy hingga kuartal III-2025, menjadi Rp429,92 triliun, dari posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp370,75 triliun.

Disampaikan bahwa BTN mencatat pertumbuhan DPK di atas pertumbuhan di industri perbankan yang sebesar 11,18% yoy per akhir September 2025. Pertumbuhan DPK ditopang oleh kenaikan di deposito ritel yang berbiaya lebih rendah dibandingkan deposito institusi skala besar.

BTN juga menjaga pertumbuhan dana murah (current account saving account/CASA) yang hampir mencapai separuh dari total DPK BTN per kuartal III-2025, termasuk di antaranya dipicu oleh peningkatan transaksi di aplikasi balé by BTN.

Jadi, buat kamu milenial yang butuh rumah silakan buka aja situs Bank BTN atau aplikasi balé by BTN.

/Frans S. Pong, Redaktur UmitenUpdate.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *