JAKARTA, Update – Manuver bisnis PT Bank Tabungan Negara Tbk (Bank BTN) dengan kode dagang di lantai bursa BBTN selalu membuat kujutan-kejutan menarik bagi nasabah ataupun konsumennya. Sentuhan bisnisnya selalu menarik untuk disimak.

Langkah-langkah bisnis Bank ini selalu mendapat tempat di masyarakat baik dari kalangan masyarakat yang membutuhkan rumah sederhana hingga mereka yang membutuhkan apartemen. Tak heran dari setiap peluncuran-peluncuran produk yang ditawarkan Bank BTN selalu ramai dan diminati baik yang dilakukan secara onsite melalui pemeran-pemeran, maupun online.

Yang pasti bagi Bank BUMN ini konsumen adalah yang utama dari setiap pelayanan yang diberikan bank ini. Dengan sentuhan moto “Sahabat Keluarga Indonesia” menjadikan bank ini semakin berkomitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat sembari memberi solusi bagaimana cara mendapatkan rumah impian.

Moto “Sahabat Keluarga Indonesia” membawa kesan bahwa Bank ini hadir dan peduli terhadap kebutuhan peruamahan rakyat Indonesia pada umumnya. Dan komitmen itu terus-menerus dibuktikan Bank BTN dari pusat hingga ke cabang-cabang melalui pelayanannya yang ramah nan bersahabat. Makanya, Bank ini selalu mendapatkan tempat di hati masyarakat berkaitan dengan kebutuhan perumahan.

Tidak hanya sekadar membunyikan item penawaran, Bank BTN turun langsung menjawab persoalan perumahan baik dari untuk warga masayarakat pada umumnya maupun untuk Aparat Sipil Negara hingga TNI-Po lri yang dilakukan dengan skema-skema kerja sama.

Bank BTN selalu memberi bukti bukan sekadar membagikan brosur. Itu dapat dilihat dari besaran kredit yang disalurkan yang terus menerus meningkat dari tahun ke tahun, baik kredit perumahan sedernaha hingga kebutuhan kredit perumahan yang lebih besar maupun apartemen bahkan  di masa pandemi sekalipun.

Pandemi tak bukan alasan bagi masyarakat untuk mendapatkan rumah, khususnya untuk rumah sederhana. Karenanya, mendukung pemenuhan kebutuhan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Bank BTN menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Subsidi Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (KPR Subsidi BP2BT) belum lama ini dengan membuka penawaran akad online secara nasional dengan total 600 unit rumah. Bank BTN memang cerdas menangkap peluang yang ada.

Agar penyaluran semakin membumi penyaluran KPR BP2BT, perseroan menyajikan skema KPR Subsidi BP2BT yang dengan masa fixed rate hingga 10 tahun, berubah dari yang sebelumnya hanya 2 tahun. Diharapkan dengan skema tersebut, masyarakat kelas menengah ke bawah dapat memiliki rumah dengan nilai cicilan yang lebih murah. Bank BTN memang o.k, selalu menjadi sahabat keluarga, Bank BTN Datang Semua Selesai.

Kepedulian Bank BTN terhadap kalangan masyarakat menengah ke bawah cukup bagus. Selama tahun 2021, Bank BTN telah menggelontorkan sebanyak 2.250 unit KPR BP2BT. Wow…angka yang fantastis. Sebagaimana diketahui KPR BP2BT BTN merupakan produk pembiayaan pemilikan rumah yang dikemas oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Bank BTN, yang memberikan bantuan uang muka hingga Rp 40 juta dengan tenor hingga 20 tahun.

Karya inovasi brilian lainnya dari Bank BTN kepada masyarakat Indonesia pada umumnya, Bank ini menawarkan skema fixed rate pada fitur Graduated Payment Mortgage (GPM) yang memberi keringanan angsuran berkala yakni skema keringanan angsuran dengan fixed rate 9,5% selama 5 tahun dan fixed rate 10 % selama 10 tahun.

Harapannya, atas bantuan uang muka dan skema fixed rate itu, angsuran di 5 atau 10 tahun pertama akan lebih murah. Dari sini, kenaikan nilai cicilan setelah melewati masa fixed rate pun, akan meningkat dengan angsuran yang masih mampu dibayar oleh MBR. Karya inonasi yang benar-benar mendarat di hati warga selalu konsumen terhadap produk yang ditawarkan Bank BTN, BTN Datang Semua Beres.

Ambisi menata usaha agar tetap baik  dan terus membaik tampak dilakukan bank ini. Itu dibuktikan dengan harapan  kedepan bisa membukukan pertumbuhan aset, kredit, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada kisaran masing-masing sebesar 2%-4%, 6%-8%, dan 5%-7% pada akhir 2021 nanti. 

Dalam sembilan bulan, Januari-September 2021 Bank BTN mampu mengangkat laba bersihnya menjadi sebesar 35,32% secara tahunan (year-onyear/yoy) menjadi Rp1,52 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,12 triliun. 

Bagaimana dengan produk Kredit Pemilikan Apertemen (KPA)? Bank Pemerintah  yang berdiri sejak 1897  ini ternyata juga punya produk KPA yang cukup diminati konsumen, walau di 2020 terjadi sedikit menurun karena pandemi.  Namun, untuk KPR non subsidi untuk rumah di tingkat harga Rp300 juta dapat dikatakan bertumbuh bagus.

Bank BTN terus membuktikan eksistensinya tidak hanya sebagai Bank untuk konsumen Menengah ke bawah tapi juga untuk konsumen yang membutuhkan Apartemen impian di dalam kota.

KPA dari Bank BTN ini bisa dilakukan melalui pembelian apartemen dari developer ataupun non developer, baik untuk pembelian apartemen baru atau second, pembelian apartemen siap huni (ready stock) atau belum jadi (indent), maupun take over kredit dari Bank lain

Keunggulan dari produk KPA BTN adalah plafon kredit bebas, Suku bunga kompetitif dan beragam, Proses pengajuan cepat dan mudah, Jangka waktu cicilan fleksibel sampai dengan 15 tahun, Bebas pilih lokasi apartemen. Perlindungan asuransi jiwa kredit dan kebakaran, Bekerja sama dengan jaringan developer perumahan yang luas di seluruh wilayah Indonesia. Tunggu apa lagi, Bank BTN hadir semua beres karena kemudahan.

Kreativitas dan inovasi merangkai usaha inilah yang membuat kinerja Bank BTN selalu kinclong dalam hal membukukan laba. Selama periode Januari-September 2021 Bank BTN menorehkan kenaikan laba bersih sebesar 35,32% secara tahunan (year-onyear/yoy) menjadi Rp1,52 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,12 triliun. 

Apa yang membuat pertumbuhan laba itu? Jawabannya adalah karena topangan pertumbuhan penyaluran kredit serta efisiensi biaya atau Cost of Fund (CoF). Lalu bagaimana kedepan? Bank ini optimis bisa membukukan kinerja yang positif.

Alasan itu berdasar, Bank BTN berhasil menggelontorkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp270,27 triliun per 30 September 2021. Angka ini naik 6,03% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp254,91 triliun. Bank BTN datang, semua beres.

 /Frans S. Pong/EmitenUpdate

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.