JAKARTA, Update – Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap IV Tahun 2023 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Pegadaian Tahap IV Tahun 2023 resmi dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (25/8). Obligasi ini dicatatkan dengan nilai nominal Rp2.433.160.000.000, dengan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) adalah idAAA (Triple A).

Sedangkan sukuk tersebut dicatatkan dengan nilai nominal Rp235.040.000.000, dengan hasil pemeringkatan dari Pefindo adalah idAAA(sy) (Triple A Syariah). PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat untuk kedua emisi tersebut.

Siaran pers BEI menyebutkan, total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 73 emisi dari 52 emiten senilai Rp82,67 triliun. Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 535 emisi dari 129 emiten dengan outstanding sebesar Rp467,99 triliun dan USD47,5 juta. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan USD486,11 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 9 emisi senilai Rp3,13 triliun.

Sejalan dengan kampanye “Aku Investor Saham” yang bertujuan untuk mendorong peningkatan jumlah investor, Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bersama-sama melakukan beberapa pencanangan literasi dan inklusi pasar modal di berbagai wilayah Indonesia pada pekan ini.

Pencanangan literasi dan inklusi pasar modal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan dan investasi pasar modal sekaligus merupakan bentuk komitmen SRO untuk memerangi investasi ilegal dan modus penipuan investasi lainnya.

Pada Senin (21/8) bertempat di Manado, SRO bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan PT Phintraco Sekuritas dengan dukungan OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara (OJK Sulutgomalut), melakukan penandatanganan Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal kepada 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Manado.

Pada hari berikutnya, Selasa (22/8) dengan bertempat di Main Hall BEI Jakarta, SRO bekerja sama dengan Pemerintah Kota Langsa (Pemkot Langsa) dan PT Phintraco Sekuritas, melakukan penandatanganan Pencanangan Edukasi Dan Literasi Pasar Modal kepada 1.000 Aparatur Gampong dan ASN Kota Langsa.

Pada hari yang sama, bertempat di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara, SRO bersama PT Maybank Sekuritas Indonesia dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, didukung oleh OJK Kantor Regional (KR) 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), turut melakukan penandatanganan Pencanangan Edukasi dan Literasi Pasar Modal kepada 1.000 Mubaligh Provinsi Sumatera Utara.

Kemudian pada Rabu (23/8), bertempat di Swiss-Belhotel Kendari, SRO bersama PT Phintraco Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan dukungan OJK, melakukan penandatanganan Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal kepada 1.000 relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tenggara dan 1.000 ASN Pemerintah Kabupaten Konawe.

Berbagai kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) pasar modal Indonesia turut dilakukan pada pekan ini sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian pasar modal Indonesia sekaligus sebagai bentuk komitmen pasar modal dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial, serta ekonomi.

Sebagai rangkaian acara pencanangan literasi dan inklusi di Sumatera Utara, pada Rabu (23/8), SRO didukung oleh OJK melakukan seremoni CSR untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sumatera Utara. Pada CSR yang di selenggarakan dengan tema “UMKM Naik Kelas” ini, pasar modal Indonesia memberikan bantuan steling, gerobak, atau booth penjualan kepada 20 UMKM Binaan Kamar Dagang Industri Indonesia (KADIN) Sumatera Utara.

Dalam kesempatan yang lain, pada Senin (21/8) sampai dengan Rabu (23/8), SRO juga menyelenggarakan kegiatan CSR di Wilayah Sulawesi dalam rangka memperingati 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia. SRO melaksanakan 3 kegiatan CSR, yaitu pemberian donasi armada pengangkut sampah di Manado, bantuan rehabilitasi ekosistem terumbu karang di Makassar, serta pemberian bantuan kendaraan operasional kepada PMI Sulawesi Tenggara.

Data Perdagangan BEI

Data perdagangan BEI selama periode tanggal 21 sampai dengan 25 Agustus 2023 mayoritas ditutup positif atau mengalami kenaikan apabila dibandingkan dengan pekan sebelumnya. BEI mencatatkan nilai rata-rata volume transaksi pada pekan ini mengalami kenaikan sebesar 6,66% menjadi 17,88 miliar lembar saham dari 16,77 miliar lembar saham pada pekan lalu.

Peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi, yaitu sebesar 1,93% menjadi 1.071.730 kali transaksi dari 1.051.405 kali transaksi sepekan yang lalu. Nilai kapitalisasi pasar pekan ini meningkat sebesar 1,02% menjadi Rp10.164 triliun dari Rp10.061 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 0,52% menjadi 6.895,443 dari 6.859,912 pada penutupan pekan yang lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan sebesar 3,05% menjadi Rp10,37 triliun dari Rp10,70 triliun dari pekan sebelumnya. Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp513,06 miliar dan sepanjang tahun 2023 investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp924,44 miliar. ***

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *