JJAKARTA, Emiten  – Mengawali pekan ini, tepatnya pada Senin (22/11), Obligasi Berkelanjutan IV Indomobil Finance Indonesia Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Indomobil Finance Indonesia mulai dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai nominal sebesar Rp1.925.340.000.000,00. 

Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi ini adalah idA (Single A), dan PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini. Demikian siaran pers BEI Jumat (26/11).

Lanjut disampaikan, pada hari yang sama pula, Saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) mulai mencatatkan sahamnya di BEI sebagai Perusahaan Tercatat ke-41 pada tahun 2021. MTEL bergerak pada sektor Infrastructures dengan sub sektor Telecommunication. Adapun Industri dan sub industri dari MTEL adalah Wireless Telecommunication Services.

Kemudian pada Rabu (24/11), perdagangan BEI dibuka dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BEI dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan pasar modal syariah Indonesia, serta mendukung pengelolaan keuangan dana haji. 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dan Kepala BPKH Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc di Main Hall BEI dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2021 diterbitkan oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000.000.000,00. Hasil pemeringkatan Pefindo untuk Obligasi tersebut adalah idA+ (Single A Plus), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 87 Emisi dari 52 Emiten senilai Rp91,01 triliun. Dari pencatatan ini, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 478 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp427,22 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 124 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 139 seri dengan nilai nominal Rp4.468,88 triliun dan USD300,00 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp5,33 triliun.

Pada Kamis (25/11), terdapat pencatatan saham dan waran perdana PT Perma Plasindo Tbk (BINO) sebagai Perusahaan Tercatat ke-42, serta pencatatan saham PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (“Perseroan”) (DEPO) sebagai Perusahaan Tercatat ke-43. BINO bergerak pada sektor Industrials dengan sub sektor Industrial Services. Adapun Industri BINO adalah Commercial Services dengan sub industri Office Supplies. DEPO bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dengan sub sektor Retailing. Adapun Industri DEPO adalah Specialty Retail dengan sub industri Home Improvement Retail.

Data perdagangan BEI selama sepekan ini ditutup bervariasi. Kenaikan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 9,16 persen menjadi Rp14,471 triliun dari Rp13,257 triliun pada pekan sebelumnya.

Peningkatan tipis terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi Bursa selama sepekan, yaitu sebesar 0,06 persen menjadi 1.368.518 transaksi dari 1.367.702 transaksi selama sepekan yang lalu. Sedangkan kapitalisasi pasar Bursa berubah 1,48 persen menjadi Rp8.123,099 triliun dari Rp8.245,536 triliun pada penutupan pekan lalu.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ditutup mengalami perubahan sebesar 2,36 persen menjadi 6.561,553 dari 6.720,263 pada pekan sebelumnya. Lalu, rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 6,99 persen menjadi 24,227 miliar saham dari 26,047 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

 Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp145,74 milyar dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp38,69 triliun. /fsp

By emiten

Leave a Reply

Your email address will not be published.